Bisnis  

Inilah 4 Perbedaan Pemasaran Online dan Offline

Perbedaan Pemasaran Online dan Offline

Dalam dunia bisnis, pasti Anda mengenal pemasaran online dan juga offline. Apa sih perbedaan dari kedua hal tersebut? Supaya tahu perbedaan keduanya, sebaiknya Anda kenali dulu pengertian-pengertiannya.

Pemasaran online adalah pemasaran yang dilakukan dengan menggunakan sistem komputer. Sistem ini akan menghubungkan antara penjual dengan pembeli melalui media.

Sedangkan, pemasaran offline adalah pemasaran yang dilakukan dengan melakukan proses transaksi antara penjual dan konsumen. Kedua belah pihak akan bertemu dalam satu tempat untuk melakukan proses jual beli.

Selain berbeda dari segi pengertian, ternyata ada perbedaan lainnya dari kedua pemasaran tersebut. Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya!

1. Perbedaan Jangkauan

Pada sistem pemesanan offline, pembeli harus datang ke toko. Biasanya, toko offline hanya bisa melayani customer pada wilayah tertentu saja. Tentu saja hal ini menyulitkan penjual  untuk menawarkan produk pada wilayah yang lebih jauh.

Sedangkan melakukan pemasaran secara online, jangkauan pasarnya akan semakin luas, tidak hanya di satu wilayah saja, namun wilayah lain juga bisa Anda targetkan juga.

Tentu saja hal ini membuka peluang untuk memperoleh sebuah keuntungan yang lebih besar dari pada biasanya, tergantung bagaimana strategi yang Anda gunakan.

2. Perbedaan Jumlah Modal

Pada toko offline, biasanya mereka akan mengeluarkan modal lebih besar untuk membeli barang yang hendak dijual. Belum lagi biaya tambahan untuk sewa toko, gaji karyawan dan kebutuhan lainnya.

Sementara itu untuk toko online, mereka tidak perlu mengeluarkan banyak modal. Bahkan banyak dari mereka yang memilih menjadi reseller/dropshipper dan hanya upload foto untuk pemasarannya.

Barang yang mereka jual pun juga sesuai dengan stok yang ada. Dengan demikian, modal yang dibutuhkan tidak banyak seperti saat Anda membuka toko offline.

3. Perbedaan Pengenalan Produk

Konsumen yang membeli melalui offline, umumnya akan mencari produk atau barang pada tempat yang biasa dikunjunginya. Mereka tidak mau mengambil resiko seandainya membeli di toko lain.

Sebab hal itulah, setiap toko offline harus melakukan promosi yang kuat dan berani bersaing dengan toko lainnya sehingga  menarik banyak konsumen.

Sedangkan konsumen yang memilih belanja secara online, mereka tidak begitu peduli dengan nama toko. Konsumen lebih mengutamakan harga produk terjangkau dan kualitas produk yang bagus.

Disisi lain, banyaknya marketplace terpercaya saat ini sangat membantu para penjual online untuk mempromosikan dagangannya. Katakanlah marketplace itu seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee maupun lainnya.

4. Perbedaan Sistem Pemasaran

Untuk melakukan pemasaran secara offline, penjual membutuhkan marketing kit fisik seperti baliho, brosur, atau yang lainnya. 

Tenaga yang dibutuhkan untuk melakukan pemasarannya juga tidaklah sedikit. Hal itu dikarenakan pemasaran offline melakukan kampanye secara langsung.

Sedangkan pada pemasaran online tidak perlu mencetak brosur. Anda hanya perlu posting katalog produk Anda di marketplace, media sosial, atau status dan ditambah copywriting yang menjual. Tentu saja hal itu mampu menghemat pengeluaran dan juga tenaga, bukan?

Penutup

Itulah tadi beberapa perbedaan antara pemasaran online dan offline. Kalau kamu tim mana nih, online apa offline? Tulis jawabanmu di kolom komentar ya! Terima kasih.